“kamu” kata yang terdiri dari empat
huruf, diawali dengan huruf “k” dan diakhiri dengan huruf “u” semua orang juga
tau itu, yang mereka tak tau itu tentang apa yang ada pada kamu.
"kamu" Orang
yang selalu masuk kefikiranku setiap kali mata ini akan meredup dan akhirnya
tertidur, sampai mata ini seakan terbuka dan melihat mu dalam mimpi, ini baru
mimpi, tapi keyakinan yang menghantarkan ku pada kata kata ini “Kamu”. Ada
seorang teman yang selalu bilang begini “ yakin aja dulu” simple sih tapi kalau
udah tahu maknanya pasti mau meyakini semua hal yang ingin dicapai. Itu kata-kata
mujarab yang selalu diterapkan dan sebenarnya itu bukan jampi-jampi ataupun
mantra, itu kata-kata motivasi yang tanpa disadari sebagai dorongan supaya
mendapatkan hal yang diinginkan, walaupun ngak semua hal itu tercapai setidaknya
keyakinanlah yang menenagkan fikiran.
Balik
lagi kekamu, apa sebuah kesalahan jika memilih tanpa aturan, Cuma mengandalkan
kenyamanan, hay gusy, jika kita mencari kesempurnaan maka kebohongan yang akan
didapat, wajib diingat. Jangan dibahas kesempurnaan karna setiap manusia pasti
mempunyai kekurangan dan kelebihan. Setiap keputusan pasti banyak pro dan
kontra nya, dan ada resikonya. Seperti aku memilih “Kamu”. Ini bukan bentuk
penyesalan ataupun luapan emosi yang tak terarah, ini bisa dibilang pondasi gila.
Kenapa gila? Karna sebenarnya masih coba-coba. Perasaan kok coba-coba??
Nyaman
yang aku temuin dikamu ini bukan kenyamanan instan yang bisa didapat dari
perkenalan singkat kita. Ini kenyamanan yang terlukis sejak awal kamu inbox aku
dan sampai sekarang. Kamu itu seperti potongan kecil pada artikel skripsi,
kalau terpotong sedikit saja maknanya sudah antah berantah, harus diulang
dengan mengembalikan kamu ketempat semula.
Ngomong
ngomong tentang kamu, pribadi yang dingin, padahal kita tinggal diatas tanah
yang sama tapi tetap saja berasa beda benua. Tapi kamu tetaplah kamu, dan
kamulah yang aku suka, ntah datang dari mana kata kata itu, yang aku tau “Aku
suka Kamu”.
#it's about you and still you in my mind.
Anisa Asfarina
Tidak ada komentar:
Posting Komentar